EN

ID

Untuk kebutuhan media, dapat menghubungi:

No data was found

Cara Poles Mobil yang Benar biar Makin Kinclong

Poles dapat membuat bodi mobil terlihat bersih dan kinclong. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya mahal ke salon perawatan mobil, karena ada cara mudah poles mobil sendiri di rumah. Lantas, bagaimana caranya?

Selain rajin mencuci mobil, ternyata banyak orang sering poles mobil sebagai bentuk perawatan pada eksterior mobil. Pasalnya, poles mobil tidak hanya membuat warna cat tampak lebih mengkilap, tetapi juga membantu menjaga kualitas warna cat bodi mobil tetap terawat dan tampak mulus layaknya mobil baru. 

Secara singkat, poles mobil adalah metode perawatan yang bertujuan untuk mengembalikan kilap cat bodi mobil yang kusam. Poles mobil sendiri merupakan salah satu kategori dalam perawatan car detailing yang menggunakan cairan bersifat abrasif sehingga dapat mengikis lapisan tipis pada permukaan cat. Hal inilah yang membuat goresan halus pada bodi mobil dapat tersamarkan.

Selain meningkatkan estetika, poles mobil juga efektif menghilangkan noda-noda membandel yang sulit dihilangkan hanya dengan pencucian biasa. Bahkan, poles mobil membantu mengembalikan warna asli bodi mobil yang mulai memudar sehingga terlihat lebih segar dan terawat.

Proses poles dilakukan setelah mobil dicuci bersih, untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel saat pemolesan berlangsung. 

 

Begini Poles Mobil yang Benar

Umumnya, biaya poles mobil di bengkel bervariasi, tergantung jenis mobil dan parahnya bodi mobil Anda. Namun, rata-rata biaya poles mobil di bengkel mulai dari Rp850.000. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa berhemat dengan poles mobil sendiri di rumah.

Cara poles mobil di rumah cukup mudah, namun Anda harus sedikit meluangkan waktu untuk melakukannya. Begini cara poles mobil yang aman tanpa merusak lapisan cat bodi mobil:

  1. Siapkan alat poles

Sebelum mulai memoles, pastikan Anda memiliki semua perlengkapan yang dibutuhkan. Pertama adalah cairan poles berkualitas dan terbaik, agar hasilnya maksimal dan lebih tahan lama. Kemudian jangan lupa peralatan poles seperti car polisher, kain kasar untuk meratakan cairan poles, dan kain halus untuk memberikan efek kilap di akhir.

  1. Cuci mobil dulu

Sebelum memoles, mobil harus dalam keadaan bersih. Mencuci mobil bertujuan untuk menghilangkan debu dan kotoran yang bisa mengganggu proses pemolesan. Gunakan sabun khusus mobil dan sikat bergigi lembut jika ada bagian yang sulit dijangkau. Setelah itu, keringkan mobil sepenuhnya agar cairan poles bekerja optimal nantinya. 

  1. Oleskan cairan poles 

Kalau mobil sudah bersih dan kering, Anda bisa mulai mengoleskan cairan poles. Utamakan memoles tiga bagian utama mobil: dimulai dari bagian atas mobil, lanjut ke bagian samping, kemudian terakhir poles bagian depan dan belakang mobil.

Aplikasikan cairan dengan gerakan memutar dan ulangi beberapa kali. Namun, karena Anda menggunakan car polisher, pastikan tidak menekan terlalu kuat pada satu titik agar tidak merusak lapisan permukaan cat pada bodi mobil.

  1. Jangan lupa proses lapping

Cara poles mobil berikutnya adalah proses lapping, hal ini perlu dilakukan untuk memberikan efek kilap pada bodi mobil. Caranya pun sangat mudah dilakukan. Pertama, ambil mesin poles yang menggunakan kain lap halus yang telah dibubuhi cairan poles. Selanjutnya, poles ke seluruh permukaan mobil secara perlahan dan merata.

  1. Periksa ulang seluruh bodi mobil

Setelah semua proses selesai, lakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat. Jika ditemukan area yang kurang mengkilap, lakukan sentuhan akhir hingga hasilnya sempurna. Namun, apabila semuanya sudah dirasa cukup, berarti proses pemolesan mobil telah selesai dilakukan. Dengan begitu, bodi mobil lebih bersih dan mengkilap seperti baru keluar dari showroom

 

Apa Bedanya Poles Mobil dan Wax?

Masih banyak yang belum bisa membedakan antara poles mobil dan wax mobil. Tidak sedikit pula yang menganggap keduanya hal sama. Pada prinsipnya, antara poles mobil dan wax memiliki perbedaan, baik dari metode yang dilakukan, hingga fungsinya. Lantas, apa perbedaan poles mobil dan wax?

Seperti yang sudah dijelaskan, poles mobil dilakukan untuk mengembalikan kilau cat bodi mobil. Itu mengapa, poles kerap menjadi “jalan ninja” untuk menyelamatkan cat mobil yang kusam, agar kembali kinclong layaknya mobil baru. Poles juga dapat menghilangkan goresan atau baret halus pada bodi mobil. Proses ini biasanya dilakukan dengan menggunakan microfiber pad, atau car polisher yang memberikan hasil lebih maksimal. 

Meski proses poles mobil efektif membetulkan cat bodi mobil yang sudah kusam agar kembali kinclong dan bersinar seperti baru. Namun, Anda disarankan tidak melakukan poles mobil terlalu sering. Karena rentan menyebabkan permukaan cat pada bodi mobil semakin tipis.

Berbeda dengan poles yang dapat memperbaiki cat mobil, wax lebih pada perawatan dan perlindungan cat agar warnanya tidak kusam. Simpelnya, Anda harus segera nge-wax mobil setelah dipoles, agar warna kinclong bodi bertahan lebih lama dan tidak cepat kusam. Itu mengapa, apabila bodi mobil Anda masih terlihat mulus minim goresan, cukup di-wax saja agar warna bodi tetap terjaga tanpa khawatir menyebabkan warna asli bodi mobil luntur. 

 

BACA JUGA:

6 Cara Menghilangkan Baret di Mobil dengan Mudah
7 Cara Menghilangkan Jamur di Kaca Mobil dengan Mudah dan Cepat
7 Jenis Baterai Mobil Listrik, Mana yang Paling Baik?
Mengenal Coating Mobil, Bisa Kinclong...
Apa Saja Komponen Kaki-Kaki Mobil?...

© GAC Indonesia

AION’s Intelligent Mobility

Adaptive Cruise Control with Stop and Go

Fitur ini memungkinkan mobil secara otomatis mengontrol laju saat berkendara dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya pada kecepatan 0 – 130 km/jam.

Traffic Jam Assist

Pada kecepatan rendah, mobil secara otomatis menyesuaikan percepatan, mengerem, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Intelligent Cruise Assist

Tingkatkan keamanan berkendara dengan fitur yang dapat mengurangi kecepatan secara otomatis di tikungan tajam dan meningkatkan kecepatannya kembali setelahnya. Beroperasi secara bersamaan dengan fitur ACC (Adaptive Cruise Control) dan S&G (Start & Go) sehingga meningkatkan responsivitas saat melewati tikungan.

Forward Collision Warning

Mendeteksi risiko tabrakan melalui suara alarm dan layar peringatan yang didukung teknologi sistem pengeraman otomatis apabila terdeteksi potensi tabrakan.

Lane Departure Warning +  Lane Keeping Assist

Sistem cerdas yang memberikan peringatan visual dan suara langsung pada dashboard jika mobil menyimpang dari jalur dan secara otomatis mengoreksi arah kendaraan, membantu pengemudi untuk tetap berada dalam jalur yang benar secara aman dan efektif.

Automatic Emergency Braking

Saat potensi tabrakan terdeteksi, sistem secara otomatis akan melakukan pengereman untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengendara.