GAC Indonesia Catat 2.170 SPK di GIIAS 2026, AION V dan AION UT Jadi Model Terlaris
GAC Indonesia mencatatkan 2.170 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026, menandai tingginya antusiasme konsumen terhadap kendaraan listrik GAC. Dari total pencapaian tersebut, AION V membukukan 1.122 SPK, sementara AION UT mencatat 711 SPK, menjadikan keduanya sebagai model dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan GAC Indonesia selama pameran.
Antusiasme tersebut juga tercermin dari tingginya interaksi pengunjung dengan produk GAC Indonesia. Selama GIIAS 2026, booth GAC Indonesia mencatat 37.823 pengunjung, sementara program test drive diikuti oleh 1.642 peserta, dengan AION V menjadi model yang paling banyak diminati untuk dicoba secara langsung. Tingginya partisipasi dalam test drive menunjukkan ketertarikan konsumen untuk merasakan langsung kenyamanan, performa, teknologi, dan karakter berkendara kendaraan listrik GAC.
Pencapaian SPK GAC Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik yang tidak hanya menawarkan efisiensi, tetapi juga teknologi, kenyamanan, performa, dan pengalaman berkendara yang lebih premium.
Mengusung tema “Driven by You”, GAC Indonesia menjadikan GIIAS 2026 sebagai momentum untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan aspirasi konsumen. Tingginya angka pemesanan terhadap AION V dan AION UT menjadi salah satu bukti bahwa pilihan konsumen terhadap kendaraan listrik semakin beragam, termasuk terhadap model dengan spesifikasi dan fitur yang lebih tinggi.
Secara keseluruhan, AION V mencatat 1.122 SPK, disusul AION UT sebanyak 711 SPK. Sementara itu, HYPTEC HT sebagai lini kendaraan listrik premium GAC turut mencatatkan 166 SPK selama GIIAS 2026.
Tingginya pencapaian SPK GAC Indonesia tidak hanya berasal dari jumlah pemesanan, tetapi juga menunjukkan adanya kecenderungan konsumen untuk memilih varian dengan kelengkapan fitur dan spesifikasi lebih tinggi. Varian Premium dan Luxury menjadi pilihan yang dominan, menunjukkan bahwa konsumen kendaraan listrik di Indonesia semakin mempertimbangkan aspek kenyamanan, teknologi, performa, dan pengalaman berkendara dalam menentukan kendaraan.
“Pencapaian 2.170 SPK di GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap GAC Indonesia terus tumbuh. Yang semakin menarik bagi kami adalah tingginya minat terhadap varian Premium dan Luxury. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini tidak hanya mencari kendaraan elektrifikasi yang efisien, tetapi juga menginginkan kenyamanan, teknologi, performa, dan pengalaman berkendara yang lebih premium,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Dengan kontribusi 1.122 SPK, AION V menjadi model dengan pemesanan tertinggi GAC Indonesia selama GIIAS 2026.
AION V menawarkan karakter SUV listrik yang memadukan ruang kabin luas, kenyamanan, teknologi pintar, serta kemampuan berkendara jarak jauh. Karakter tersebut menjadikannya relevan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari sekaligus perjalanan bersama keluarga.
Tingginya permintaan terhadap AION V juga menunjukkan bahwa SUV listrik semakin mendapat tempat di pasar Indonesia. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan kendaraan listrik dari sisi efisiensi energi, tetapi juga melihat desain, kenyamanan kabin, teknologi, performa, serta kelengkapan fitur sebagai bagian dari pengalaman berkendara.
Di posisi berikutnya, AION UT mencatat 711 SPK selama GIIAS 2026. Pencapaian ini memperkuat daya tarik AION UT sebagai kendaraan listrik yang menyasar kebutuhan mobilitas modern, khususnya bagi konsumen perkotaan.
Desain modern, teknologi pintar, dimensi yang mendukung mobilitas di perkotaan, serta kenyamanan berkendara menjadi sejumlah faktor yang membuat AION UT mendapat respons positif selama pameran.
Pencapaian AION UT juga memperlihatkan bahwa kendaraan listrik dengan desain atraktif dan teknologi yang relevan semakin menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan praktis tanpa mengesampingkan pengalaman berkendara.
Selain AION V dan AION UT, lini kendaraan listrik premium GAC melalui HYPTEC HT turut mencatat respons positif dengan 166 SPK.
HYPTEC HT menawarkan pendekatan berbeda melalui perpaduan desain premium, kenyamanan, performa, dan teknologi. Kehadiran model ini sekaligus memperluas pilihan kendaraan listrik GAC Indonesia untuk konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara pada level premium.
Komposisi SPK selama GIIAS 2026 menunjukkan bahwa portofolio kendaraan listrik GAC Indonesia mampu menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam, mulai dari mobilitas perkotaan hingga kebutuhan keluarga dan kendaraan listrik premium.
Lebih dari sekadar pencapaian penjualan, 2.170 SPK GAC Indonesia di GIIAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap kendaraan listrik di Indonesia.
Antusiasme pengunjung terhadap AION V, AION UT, HYPTEC HT, serta berbagai teknologi dan program yang dihadirkan selama pameran menjadi sinyal positif bagi perkembangan pasar kendaraan listrik nasional.
Pencapaian tersebut juga memperkuat posisi GAC Indonesia sebagai salah satu merek yang aktif menghadirkan pilihan kendaraan elektrifikasi dengan pendekatan teknologi, kenyamanan, desain, dan pengalaman pengguna.
“Kami berterima kasih kepada seluruh konsumen dan pengunjung GIIAS 2026 yang telah memberikan kepercayaan kepada GAC Indonesia. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk, layanan, dan pengalaman terbaik. Kami percaya perjalanan elektrifikasi di Indonesia masih memiliki potensi yang sangat besar, dan GAC Indonesia siap menjadi bagian dari perjalanan tersebut,” tutup Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Melalui pencapaian 2.170 SPK di GIIAS 2026, GAC Indonesia semakin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik dengan teknologi terkini, kenyamanan premium, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. AION V dan AION UT yang menjadi kontributor terbesar SPK sekaligus menunjukkan semakin luasnya penerimaan konsumen terhadap kendaraan listrik GAC di Tanah Air.